Catatan-catatan Kecil KKN
Sukorejo Girikerto Sleman Yogyakarta, Minggu 7 Agusuts 2016.
Pagi ini saya hadir kembali untuk menceritakan beberapa kejadian-kejadian kecil yang saya alamai di hari-hari Kuliah Kerja Nyata (KKN). Kembali lagi untuk menceritakan beberapa perjalanan hidup yang bergulir begitu dengan cepatnya. Sampai tidak terasa hari sudah berganti dan waktu juga sudah berubah. Begitulah yang saya rasakan hari-hari ini. Utamanya ketika menjalani KKN. Rasanya baru kemarin saya mulai KKN di sini. Tapi ternyata sudah berjalan dua minggu. Saya KKN mulai tanggal 25 Juli 2016. Waktu bergulir begitu cepat memang, tanpa saya menyadarinya.
Kamarin Sabtu 6 Agustus 2016, kami telah melaksanakan serangkaian program kerja (Proker) kelompok. Dimulai pada pagi harinya kami rapat dengan teman-teman kelompok yang berjalan dengan cukup alot. Hampir mirip dengan sidang-sidang para anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang ada di televisi itu. Masing-masing dari kami berdebat untuk mempertahankan mana usulan yang terbaik demi mensukseskan agenda pada hari itu. Walau berjalan agak alot, tapi tetap bergulir dengan baik. Memang sudah menjadi kebiasaan bagi kami menjalani berbagai rapat dengan berdebat antar anggota. Namun semua juga tetap berjalan dengan khidmad.
Setelah kami rapat kemarin, kami langsung mulai menyiapkan untuk mengerjakan program kerja kelompok pada hari itu. Adapun program kerja kami kemarin adalah mengadakan perlombaan bola voli antar RT di Dusun Sukorejo. Acara ini kami adakan dalam rangka menyemarakkan hari ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia (RI) yang ke 71 dan puncak acaranya pada tanggal 17 Agustus nanti.
Kami mulai menyiapkan segala sarana dan prasarana untuk keperluan lomba di lapangan. Setelah Dhuhur kami sudah dilapangan. Harapannya setelah Ashar semua sudah siap dan pertandingan langsung bisa dimulai. Jadwal untuk sore adalah pertandingan voli putri. Sedangkan yang putra malamnya.
Tapi ternyata ada beberapa kendala teknis di lapangan. Walau lapangan dan segala yang kami persiapkan sudah siap, kami mendapat saran dari warga untuk mengganti tali net yang akan kami gunakan untuk pertandingan. Talinya tidak begitu kuat kata mereka. Dan akhirnya kamipun juga langsung menggantinya dengan dibantu oleh warga yang hadir di situ. Bahkan yang banyak membantu malah warganya. Dan kami juga mulai menyiapkan beberapa keperluan yang lain.
Ketika sore tiba, pertandingan bola voli jadwalnya untuk lomba voli putri. Namun, ternyata para peserta voli putri tidak semuanya hadir. Malah banyak yang tidak hadir dari pada yang hadir. Kami masih terus menunggu sambil bermain voli di lapangan bersama warga dan anak-anak kecil yang hadir di lapangan. Semua tampak begitu menyenangkan bagi saya. Dan sampai larut sore ternyata para peserta voli putri banyak yang tidak hadir. Kata warga sini para remaja yang ikut lomba voli masih belum pada pulang dari kerja dan sekolah. Kami juga bisa memaklumi akan hal itu. Dan akhirnya perlombaan untuk voli putri kami tunda sampai menunggu waktu yang tepat.
Walau sorenya pertandingan bola voli putri ditunda, tapi malamnya untuk prtandingan bola voli putra bisa terlaksana. Dengan dibantu oleh semua warga menyiapkan lampu penerang dilapangan voli, akhirnya kami memulai pertandingan voli putra. Pesertanya banyak sekali. Ada beberapa team yang terdiri dari para bapak-bapak dan remaja putra. Semuanya tampak begitu seru. Hingga beberapa pak RT yang ada di Dusun Sukorejo ini hadir dan juga langsung ikut dalam perlombaan voli putra.
Dan saya juga tidak mau kalah, saya bertindak sebagai wasit pada laga tersebut. Saya memulai dengan meniupkan peluit pertanda pertandingan dimulai. Dan poin dari masing-masing team yang bertanding juga berubah. Mereka saling kejar-kejaran poin dengan begitu sengitnya. Pokoknya serulah! Walau saya hanya sebagai wasit, saya tetap bisa merasakan dan ikut berlonjak ketika ada “smash” seru dari salah satu team yang bermain.
Pertandingan laga pertama antara grus A dan grup B berjalan dengan begitu seru dan ketat. Bahkan saya sebagai wasit juga dituntut untuk lebih jeli dalam menentukan team mana yang sebenarnya unggul. Dan menurut saya mereka sama-sama unggul. Jadi sulit bagi saya untuk menentukan. Tapi pertandingan terus berjalan sampai tiga babak. Babak pertama dimenangkan oleh team A. kemudian pada babak kedua dan ketiga dimenangkan oleh team B. Dan pertandingan babak penyisihan kali ini dimenangkan oleh team B. Selamat buat team B!
Pertandingan selanjutnya, diteruskan dari team F melawan team G. Ketika semua sudah siap, kamipun langsung mulai pertandingan. Dan saya tetap bertindak sebagai wasit. Kali ini perlombaan terlihat semakin seru. Ada pak RT. 01 di dalam team F dan pak RT. 02 di team G. Jadi pak RT. 01 melawan pak RT. 02. Seru kan jadinya?
Pertandingan berjalan dengan begitu sengitnya. Mereka saling kejar-kejaran point. Untuk sementara ini yang unggul teamnya pak RT. 02. Tapi masih seru dan teamnya pak RT. 01 masih ngotot tidak mau kalah. Semangat pak, begitu kata kami, para panitia dari mahasiswa KKN Universitas Islam Negeri Yogyakarta.
Sayangnya, pertandingan baru berjalan setengah hujan turun. Jadi dengan terpaksa kami menghentikan pertandingan. Karena banyak aliran listri pada lampu yang kami pasang di lapangan. Jadi bahaya dan beresiko kalau terkena air hujan. Maka kami putuskan untuk menghentikan pertandingan dan akan kami lanjutkan pada sore dan malam nanti. Kami langsung mengemasi semua perlengkapan agar tidak terkena hujan. Dan ketika semuanya sudah beres kami langsung bergegas pulang ke posko kami masing-masing. Mulai istirahat. Cukup melelahkan!
Begitu cerita di hari kemarin. Adapun kegiatan hari ini kami akan melaksanakan kaderisasi para pengajar Taman Pengajar Alquran (TPA) di dusun ini. Karena dalam satu masjid yang santri TPA nya lebih dari 30an santri, dan pengajarnya pun hanya satu guru. Maka kami mengadakan kegiatan untuk mengkader para pemuda dusun ini agar bisa membantu mengajar TPA. Acara ini dimulai pagi sampai siang setelah duhur rencananya. Dan dilanjutkan kegiatan pada sore nanti untuk melanjutkan pertandingan bola voli putri dan malamnya pertandingan bola voli putra. Semoga lancar, ya. Doakan!
Mungkin cukup sampai di sini dulu catatan hari ini, InsyaAllah akan saya sambung pada edisi cerita catatan selanjutnya. Ini kami sudah di “oprak-oprak” para anggota KKN yang putri agar segera mempersiapkan keperluan kaderisasi pengajar TPA di masjid. Maklum yang anggota KKN cowok memang biasa di “oprak-oprak” gini.
Wallaahu A’lam!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar