Minggu, 20 Desember 2015

CATATAN AKHIR TAHUN 2015


Masih teringat dengan jelas di benak. Pak Drs. Harmen, kepala sekolah dulu waktu SMA, memberikan wejangan pada saat upacara rutin setiap senin pagi. Beliau dengan nada pidato yang berapi-api logat padang, bertanya pada kami semua selaku anak didiknya di SMA N 1 Lempuing Jaya, OKI Sumatra Selatan. Beliau bertanya apakah yang paling cepat di dunia ini?
Banyak jawaban muncul di benak, ada yang bilang roket, pesawat jet, kilat cahaya dan lain sebagainya. Namun beliau dengan senyum memberikan jawaban, yang paling cepat adalah “perubahan waktu”. Dari satu detik menuju detik selanjutnya, dari menit ke menit, jam ke jam, hari ke hari, tahun ke tahun. Semua bergulir begitu cepat, tanpa terasa kita telah melewati itu semua.
Dan benar memang. Rasanya baru kemarin awal tahun 2015, dan kini sudah sampai di penghujung 2015. Putaran waktu memang begitu cepat, dan tanpa terasa satu tahun telah berlalau. Banyak kenangan yang ada di dalamnya. Waktu ini berputar begitu cepat. Perpindahan dari waktu ke waktu mengantarkan diri ini pada penuaan.
Semua ini menyadarkan saya secara penuh ihwal begitu cepat hidup ini mengalami perubahan dan penuaan. Dan saya tidak ingin semua berlalu begitu saja tanpa meninggalkan jejak-jejak kebaikan yang inspiratif. Waktu yang Allah berikan secara “gratis” kepada saya, harus bisa dimanfaatkan sebaik mungkin. Dan perjalanan sepanjang 2015 telah banyak membuktikan kalau diri ini memang sudah berusaha untuk tidak menyia-nyiakan waktu. Banyak hal yang telah terjadi, semua saya lakukan dengan niatan dan tujuan yang baik. Setidaknya, jika kelak dimintai pertanggungjawaban tentang waktu, saya sudah berusaha untuk menjawabnya mulai saat ini. Walau entah benar atau salah jawaban tersebut. Semoga catatan ini kelak mampu menjadi saksi.
Gejolak perjalanan hidup yang saya lalui sepanjang 2015 menyadarkan saya secara penuh akan pertanggungjawaban terhadap waktu. Banyak hal yang ingin saya capai sepanjang 2015. Namun apalah hendak dikata? Saya menyadari akan keseimbangan diri yang masih labil. Saya masih belum bisa menjaga keseimbangan diri sehingga masih belum bisa istiqomah dalam mencapai semua keinginan yang saya citakan.
Dulu, awal 2015, saya ingin fokus untuk belajar menulis dan memperdalam bahasa Inggris (meningkatkan skor TOEFL). Hingga saya memutuskan untuk mengurangi intensitas kegiatan organisasi. Saya sengaja tak begitu aktif di beberapa organisasi kampus yang saya ikuti. Namun, menjaga keistiqomahan ternyata susah, tak semudah yang selama ini saya angankan, yang pada akhirnya menyeret saya menuju tepi aliran perjalanan hidup yang mengalir begitu saja. Walau semua keinginan belum bisa terwujud, setidaknya diri ini sudah pernah berjuang, melawan arus rasa malas dan kenistaan nafsu. Walhasil, walau belajar bahasa Inggris masih terbengkalai, namun alhamdulillah, untuk menulis, saya sudah bisa memaksakan diri untuk istiqomah setiap hari menulis walau dengan tertatih. Hingga saat. Semoga bisa berlanjut sampai nanti, entah kapan, mungkin hingga saya memang sudah tidak bisa menulis lagi.
Saya aktif menulis mulai pertengahan 2015, awal Juni tepatnya. Dan itu pun ada waktu selama satu bulan penuh, yakni pada bulan agustus saya tidak menulis sama sekali karena sedang kursus bahasa Inggris di Pare Kediri. Walau hanya setengah tahun kurang, alhamdilillah telah banyak tulisan yang masuk di beberapa media cetak dan online. Baik media nasional, lokal dan kampus. Yang terlacak ada 62 tulisan. Itu yang terlacak, dan saya yakin ada beberapa tulisan yang tak terlacak. Artinya jumlahnya lebih dari itu.
Adapun beberapa media yang pernah memuat tulisan yang saya kirim adalah Suara Karya (Koran Nasional), Kedaulatan Rakyat, Harian Jogja, Lampung Post, Bali Post, Galamedia Bandung, Serembi Indonesia Aceh, Koran Madura, Koran Yogya, Tribun Sumsel Palembang, Malang post, Harian Bisnis Medan, Satelit Post Purwokerto, Belitung Post, Swaranews Surabaya, Harian Bhirawa Surabaya, Maluku post dan Fajar Sumatra Lampung.
Selain itu, pada awal Desember 2015 saya juga mengikuti lomba essai nasional yang diselenggarakan oleh KOPMA UIN Raden Fatah Palembang yang bertemakan tentang masyarakat ekonomi ASEAN (MEA). Dan alhamdulillah, dalam perlombaan tersebut, tulisan saya dinyatakan sebagai tulisan terbaik ke-tiga.
Pada tahun 2015 juga saya sedang proses menerbitkan buku. Yakni buku ontologi-kumpulan tulisan yang pernah dimuat di media masa bersama teman-teman yang tergabung dalam Forum Penulis Mudan Jogja (FPMJ). Rencananya buku tersebut berjudul ‘Revolusi Pemikiran Kaum Muda’. Sebenarnya sudah akan diterbitkan pada akhir 2015. Namun ada beberapa revisi dari pihak percetakan yang pada akhirnya ditunda penerbitannya. Semoga bisa cepat terbit dan mampu memberikan manfaat, baik bagi pembaca maupun penulisnya.
Dengan senyum optimisme yang tinggi, saya berusaha untuk konsisten setiap hari menulis. Walau hanya sekedar tulisan catatan harian yang ecek-ecek, yang penting setiap hari menulis. Belajar untuk bisa istiqomah. Sebab Al-istiqomatu Khoiru min alfi karomah!
Menulis bagi saya hal yang penting. Sangat penting. Saya sadar betul bahwa keadaan saya hari ini pada nantinya akan menuju pada ketiadaan. Maka apalah yang nanti bisa saya tinggalkan ketika wujud ini telah sirna. Yang saya inginkan tentu bagaimana saya bisa abadi dalam kebaikan. Menulis adalah cara terbaik yang saya pilih untuk mengabadikan diri.
Saya ingin dunia ini tau kalau saya pernah ada. Saya, Misbahul Munir, anak kecil yang berasal dari daerah yang sangat pelosok, desa Embacang kecamatan Mesuji Raya Kabupaten Ogan Komering Ilir Sumatra Selatan, yang hidup dengan banyak mimpi-mimpi besar. Besar sekali. Sangat besar dalam hidup. Dan saat ini masih terus berjalan untuk menggapi mimpi-mimpi itu, walau kadang harus tersandung dan terjatuh, walau pedih, akan terus berjalan. Bismillah!
Saya memang berasal dari daerah terpincil. Sangat terpencil. Untuk menggambarkan keterpencilan daerah saya, di lampiran saya tunjukkan foto jalan masuk menuju desa, yang sungguh sangat memprihatinkan!
Beginilah keadaan jalan masuk menuju desa saya, desa Embacang Kecamatan Mesuji Raya Kabupaten Ogan Komering Ilir Sumatra Selatan

Dan akhirnya, inilah catatan perjalanan sepanjang 2015. Rasanya catatan ini terlalu singkat menuliskan perjalanan sepanjang satu tahun, sebab masih banyak kejadian-kejadian luar biasa lainnya yang saya temui sepanjang 2015.
Catatan ini saya niatkan bukan untuk narsis, apalagi pamer. Bukan! bukan itu tujuannya. Dengan catatan ini semoga dapat memberikan kemanfaatan bagi siapa saja yang membacanya. Terkhusus, untuk teman-teman saya yang ada di daerah sana. Mari terus berjuang mewujudkan mimpi-mimpi itu. Mimpi-mimpi yang dulu pernah kita ukir bersama, kawan.
Saya sadar apa yang telah saya dapatkan sepanjang 2015 belum sebanding dengan waktu yang saya miliki selama 2015. Saya juga benar-benar menyadari bahwa, apa yang selama ini saya raih, ternyata masih belum ada apa-apanya dibanding mereka, orang-orang yang sangat luar biasa, terutama teman-teman di kampus, Jurusan Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN sunan Kalijaga Yogyakarta. Mereka selalu memberi inspirasi pada diri ini. Saya juga tau kalau yang mempunyai mimpi besar bukan hanya saya, tapi orang banyak. Biarlah saling berlomba untuk mencapainya. Karena sejatinya perjalanan hidup adalah perjalanan dalam berfastabiqul khoirot.
Terima kasih atas doa dan curahan kasih sayang yang tiada henti untuk bapak ibuk di rumah. Terima kasih juga untuk para guru, dosen di kampus, ustadz-ustadz di pondok, juga pak yai yang selalu mewanti-wanti memberikan banyak pelajaran pada hidup. Untuk semua teman saya, teman kampus, teman diorganisasi, teman di di pesantren, teman para penulis-penulis senior yang selalu membimbing saya untuk terus belajar menulis. Terima kasih banyak, untuk semua, telah menemani dan meningspirasi saya sepanjang 2015.
Catatan ini merupakan ungkapan rasa syukur saya kepada Allah SWT yang telah memberikan waktu selama 2015. Saya hanya ingin bersyukur terhadap apa yang telah diberikan untuk saya. Bagi saya, menuliskan catatan hidup merupakan salah satu cara untuk bersyukur. Menghitung dan menuliskan nikmat-Nya.
Selanjutnya, tahun 2016 merupakan kesempatan saya untuk mengejar ketertinggalan diri dari orang-orang luar biasa tersebut. Pada 2016 saya tetap ingin mengembangkan diri dalam kepenulisan dan terus memperdalam bahasa Inggris—meningkatkan skor TOEFL. Tolong ingatkan saya jika saya lupa, kawan! Semoga kita semua beri hidup yang manfaat berokah, selalu dalam perlindungan-Nya, serta menjadi lebih baik di tahun 2016 dan tahun-tahun selanjutnya. Amiin Ya Rabbal ‘Alamin!

Biarkanlah catatan ini abadi. Menjadi cermin diri. Kini, nanti, dan selamanya. Wallahu A’lam Bisshawaf!

Yogyakarta, 21 Desember 2015
*Misbahul Munir
Anak Kecil dari daerah terpencil. Desa Embacang, Kecamatan Mesuji Raya, Kabupaten Ogan Komering Ilir Sumatra Selatan. Saat ini sedang belajar untuk menggapi mimpi-mimpinya.

Kamis, 07 Mei 2015

AL-FATH : RISALAH KEMENANGAN

AL-FATH : RISALAH KEMENANGAN
Oleh:
Misbahul Munir[1]

Allah swt. menurunkan Islam dengan misi yang jelas sebagaimana ditegaskan di dalam surah Al-Fath (Kemenangan) ayat 28: “Dia-lah (Allah) yang telah mengutus Rasul-Nya dengan petunjuk dan agama yang Haqq, agar di-zhahir-kannya (agama yang haqq itu) di atas seluruh agama-agama yang lain. Dan cukuplah Allah sebagai saksi”.

Berarti risalah Islam ditujukan agar umat Islam mencapai kemenangan paripurna dan komprehensif

Rabu, 06 Mei 2015

ARTI SEBUAH CITA-CITA

1430933599693738761
Hidup ini tak obahnya laksana sebuah bahtera yang tengah berlayar di samudera luas. Bilamana cuaca baik dan laut dalam keadaan tenang, maka berlayar merupakan sesuatu yang sangat menyenangkan. Tetapi sebaliknya, bilamana cuaca jelek, angin bertiup kencang, badai mengamuk dan menerjang, maka berlayar merupakan sesuatu yang sangat menakutkan.

Begitulah gambaran hidup ini, terkadang menyenangkan terkadang pula

Jumat, 01 Mei 2015

Urgensi Momentum May Day

14304747432049389257
Setiap tanggal satu mei, kita memperingati hari buruh dunia atau disebut juga dengan momentum May Day. Peringatan Hari Buruh Internasional dibeberapa negara menjadi hari libur nasional. Ini menjadi sebuah momen yang sangat urgen bagi perserikatan buruh. Biasanya para perserikatan buruh melakukan unjuk rasa guna

Jumat, 24 April 2015

tentang teman dan tanyanya temanku

kadang kita merasa senang. kadang juga kita merasa sedih. kedua sifat ini selalu mengisi hari-hari setiap insan. hanya saja mungkin yang berbeda kapan datang dan kepergiannya. ada yang seneng terlebih dahulu kemudian diakhiri dengan merasakan kesedihan (sad ending). dan juga sebaliknya, ada yang merasakan sedih terlebih dahulu kemudian berakhir dengan kesenangan (heppy ending).

kedua sifat tersebut datangnya bergantian. tidak bisa berbarengan. datang dan pergi begitu saja. kalau tidak sedih dahulu ya senang dahulu. pun begitu sebaliknya. kalau tidak senang dahulu ya sedih dahulu. kedatangan meraka pun bukan prakarsa kita untuk bisa memilihnya. kita tidak bisa memilih mau senang terlebih dahulu atau sedih dahulu. semua telah diatur oleh-NYA.

"berakit-rakit kehulu, berenang-renang ketepian. bersaki-sakit dahulu,

HARAPAN UNTUK KAPOLRI BARU

Harapan Untuk Kapolri Baru

Tiga bulan negeri ini vakum tanpa memiliki kapolri. Dan, akhirnya kevakuman itu terjawab dengan dilantiknya Badrodin Haiti di Istana Merdeka pada jum’at (17/4). Pelantikan oleh Presiden Joko Widodo itu berlangsung sehari setelah proses uji kepatutan dan kepantasan di DPR RI. Hal ini bisa menjadi kabar baik bagi rakyat sekaligus harapan baru.
Proses di DPR RI pun berlangsung sangat singkat

HARAPAN UNTUK KAPOLRI BARU



Tiga bulan negeri ini vakum tanpa memiliki kapolri. Dan, akhirnya kevakuman itu terjawab dengan dilantiknya Badrodin Haiti di Istana Merdeka pada jum’at (17/4). Pelantikan oleh Presiden Joko Widodo itu berlangsung sehari setelah proses uji kepatutan dan kepantasan di DPR RI. Hal ini bisa menjadi kabar baik bagi rakyat sekaligus harapan baru.
Proses di DPR RI pun berlangsung sangat singkat

Kamis, 23 April 2015

MENCEGAH PERILAKU BEGAL DI JALANAN


Akhir-akhir ini, beberapa media masa, baik berupa media cetak maupun elektronik, diramaikan dengan berita tindak kejahatan yang dilakukan oleh beberapa kelompok yang kebanyakan anggotanya dari kalangan pemuda. Tampaknya, tindak kejahatan yang dilakukan oleh beberapa kelompok yang dimaksud, terorganisir dengan apik dan rapi

Nasib Rakyat Daerah Terpencil di Negeri Serpihan Surga

“Kemana para Pejabat dan Wakil Rakyat, kok Tidak Pernah Kesini lagi Semenjak Usai masa Kampanye Tahun lalu?”
Oleh : Misbahul Munir

Negeri Serpihan surga
            Negeri ini hampir mempunyai segalanya. Luas lautannya terbesar di Dunia, seluas 93 ribu km2 dan panjang pantainya sekitar 81 ribu km2  atau hampir 25% panjang pantai dunia.
            Pulaunya terbanyak di Dunia, ada 17.504 pulau (termasuk 9.634 pulau yang belum diberi nama dan 6.000 pulau yang tidak berpenguni). Tiga dari enam pulau terbesar di Dunia

Senin, 13 April 2015

TULISANKU DITOLAH KOMPAS :(

Sepertinya sudah lama aku tidak membuka e-mialku-lampuyangterang@gmail.com. Melalui email tersebut, banyak hal yang dapatku kerjakan. Mulai dari mengirim-menerima tugas-tugas kuliah, mendaftar untuk suatu kegiatan atau kerjaan, mencari informasi yang ingin aku dapatkan, sampai mencari-mendapatkan teman melalui google-plus

Sabtu, 14 Februari 2015

Kedudukan Ijma’ sebagai Dalil Hukum


Oleh : Misbahul Munir[1]

Ijma’ menempati salah satu sumber hukum atau dalil hukum berada setelah al-Qur’an dan Sunnah. Demikian pendapat beberapa jumhur ulama’ mengenai ijma’. Hal ini menunjukkan bahawa betapa pentingnya kedudukan ijma’ sebagai hujjah atau dalil hukum. Dalil-dalil yang ada pada ijma’ wajib untuk di patuhi oleh semua umat muslim jika tidak ada dalam al-Qur’an dan Sunnah.
Jika tidak mematuhi hal yang di tetapkan dalam ijma’ maka sama saja berarti tidak mematuhi terhadap apa yang telah di tetapkan dalam al-Qur’an dan Sunnah.[2] Hal ini karena dalil yang ada pada ijma’ sumber hukumnya juga berasal dari al-Qur’an dan hadis juga. Jumhur ulama’ mengemukakan pandapat ini tentu dengan menggunakan dasar yang ada pada al-Qur’an dan Sunnah. Berikut beberapa dalil yang dijadikan dasar oleh para ulama’ kaitannya mengenai ijma’.
Surat an-Nisa (4):115

Urgensi Pendidikan Pola fikir


Sangat menarik bila berbicara mengenai pendidikan pola fikir. Setiap individu mempunyai pola berfikir yang berbeda. Dalam menghadapi suatu permasalahan, setiap individu mempunyai cara masing-masing dalam menyelesaikannya. Dan itu semua tidak lepas dari pola fikir yang mereka gunakan. Pendidikan pola fikir dirasa menjadi sangat penting bagi setiap individu, terlebih ketika dalam menghadapi suatu masalah. Cara berfikir inilah yang dapat membuat setiap individu menjadi mudah atau sulit dalam upaya penyelesaian maslah yang ia hadapi.

Selasa, 27 Januari 2015

Catatan Harian (28/01/2015), "Perlu Adanya Evaluasi"

catatan harian (28/01/2015), "Perlu Adanya Evaluasi"


sejatinya perjalanan hidup hanyalah perpindahan dari waktu ke waktu yang selanjutnya. kita tidak mempunyai kekuasaan untuk menghindar dari hal tersebut. manusia hanya menjalani dari apa yang telah di takdirkan oleh-NYA. semua telah di atur dan di beri jalan masing-masing. telah di tunjukkan mana jalan yang baik dan mana pula jalan yang menyimpang. semua sudah jelas di depan mata. tinggal manusia yang menentukan untuk memilih.

Minggu, 04 Januari 2015

Perbincangan Malam itu


"Tulisan ini saya buat bukan untuk mengungkapkan keburukan orang lain, namun saya niatkan untuk berbagi pengalaman kepada siapa saja yang membacanya. Mungkin dengan cerita ini pembaca dapat mengambil hikmah pada pengalam saya ini"

Tentang obrolanku dengan salah seorang yang mungkin juga bisa dibilang temanku. Tapi aku juga tidak terlalu mengenalnya. Aku mengenalnya hanya sebatas mengetahui nama dan tempat dimana ia tinggal saja. Aku bertemu dengan dia hanya kalau berada di tempat beribadatan saja. Aku dengan dia memang agak beda paham walaupun satu keyakinan. Aku juga tidak tau mengapa bisa demikian. Memang aku sering terlibat dalam perdebatan dengan dia, mulai dari hal-hal yang sepele sampai yang kayaknnya memang penting, dia memang kelompok yang kolot menurutku