Jumat, 24 April 2015

tentang teman dan tanyanya temanku

kadang kita merasa senang. kadang juga kita merasa sedih. kedua sifat ini selalu mengisi hari-hari setiap insan. hanya saja mungkin yang berbeda kapan datang dan kepergiannya. ada yang seneng terlebih dahulu kemudian diakhiri dengan merasakan kesedihan (sad ending). dan juga sebaliknya, ada yang merasakan sedih terlebih dahulu kemudian berakhir dengan kesenangan (heppy ending).

kedua sifat tersebut datangnya bergantian. tidak bisa berbarengan. datang dan pergi begitu saja. kalau tidak sedih dahulu ya senang dahulu. pun begitu sebaliknya. kalau tidak senang dahulu ya sedih dahulu. kedatangan meraka pun bukan prakarsa kita untuk bisa memilihnya. kita tidak bisa memilih mau senang terlebih dahulu atau sedih dahulu. semua telah diatur oleh-NYA.

"berakit-rakit kehulu, berenang-renang ketepian. bersaki-sakit dahulu,
bersenang-senang kamudian" .

ada yang bilang begitu. lebih baik kita bersusah-susah dahulu, lalu bersenang-senang di kemudian hari. seandanya bisa memilih, mungkin banyak yang akan memilih seperti itu. namun sayangnya, kapan susah dan kapan senang adalah hal yang tidak pasti. tidak seperti inflasi yang bisa di prediksi oleh pakar ekonomi. lagi-lagi, kita harus tunduk dan mengembalikan semua kepada-NYA.

namun, di balik semua itu ada orang yang selalu bersama kita. selalu ada untuk kita. baik di saat senang atau pun sedih. yaitu adalah seoarang "teman". teman selalu ada untuk kita. dalam keadaan apa pun itu. seperti kertas dengan pena--yang selalu ada dan saling melengkapi untuk menjadi sebuah tulisan. walau kadang harus bergesekan dan berbeda arah, namun tetap bersama dalam melewati lembaran-lembaran hingga menjadi sebuah buku. itulah tentang teman.



--------------------------------------------------------------- (*)

malam itu 24/04/2015, salah satu teman-sahabat se-SMA, menghubungiku melalui percakapan (chatting) di facebook. dia saat ini sedang kuliah di salah satu perguruan tinggi Islam Negri di Palembang. percakapan malam itu berlangsung seperti biasa. percakapan yang penuh dengan kehangatan. walau kami sudah lama tidak bertemu, namunsilaturrahmi tetap terjalin dengan baik.

percakapan kami malam itu mulai dengan saling me-nanya kabar masing-masing. bagaimana kuliah kami masing-masing. saat ini sedang sibuk apa? di kampusmu udah ujian apa belum, dan yang lainnya. pertanyaan biasa dalam sebuah pertemanan.

namun, dalam percakapan tersebut, ada satu pertanyaan menarik yang diberikan temanku. tidak seperti pertanyaan yang biasanya. kali ini dia bertanya tentang materi kuliahku.

"apa perbedaan dari ekonomi Islam dengan Ekonomi konvensional??  
ada temanku yang bilang itu sama aja, gak ada bedanya" begitu katanya dalam chat.
baiklah, aku akan mencoba menjawab pertanyaan tersebut sebisaku! (*)

------------------------------bersambung------------------------------

Insya Allah akah dilanjutkan pada tulisan yang berikutnya! 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar