Berkenalan dengan ekonomi Islam
oleh: Misbahul Munir[1]
oleh: Misbahul Munir[1]
Masalah Ekonomi merupakan
masalah yang paling banyak menjadi perbincangan disetiap negara. Dibeberapa
negara, masalah ekonomi banyak dijadikan visi dan misi utama oleh orang-orang
yang mencalonkan dirinya sebagai pemimpin dinegaranya ketika kampanye. Bahkan
di negara kita Indonesia ini, masalah ekonomi dijadikan topik utama dalam acara
debat menjelang pemilihan calon presiden dan calon wakil presiden presiden. Di
negara manapun, masalah ekonomi menjadi tolak ukur menganai keadaan negara
tersebut. Jika disuatu negara mempunyai perekonomian yang baik, maka dapat
dikatakan bahwa negara tersebut sudah baik.
Dan juga sebaliknya, jika disuatu negara masalah perekonomiannya masih belum baik, maka dapat dikatakan negara tersebut belum baik juga. Baik dan tidak baiknya suatu negara disini dilihat dengan kacamata Ekonomi. Artinya, negara yang baik perekonomiannya akan menjadi suatu negara yang dapat dikatakan makmur dan sejahtera.
Dan juga sebaliknya, jika disuatu negara masalah perekonomiannya masih belum baik, maka dapat dikatakan negara tersebut belum baik juga. Baik dan tidak baiknya suatu negara disini dilihat dengan kacamata Ekonomi. Artinya, negara yang baik perekonomiannya akan menjadi suatu negara yang dapat dikatakan makmur dan sejahtera.
Di dunia ini terdapat
banyak sistem perekonomian. Ada sistem ekonomi liberalis, sistem ekonomi
kapitalis, sistem ekonomi sosialis, sistem ekonomi campuran antara liberalis
dan sosialis, sistem ekonomi tradisional dan sistem ekonomi islam yang
akhir-akhir ini sedang banyak dikembangkan di berbagai negara[2].
Dari banyaknya sistem perekonomian tersebut diatas, sistem ekonomi liberalislah
yang paling banyak digunakan oleh benyak negara didunia ini. Bahkan mungkin
bisa dikatakan sistem ekonomi liberalis yang sedang menguasai perekonomian
dunia saat ini. Kemudian sistem ekonomi sosialis yang menjadi penguasa kedua
setelah sistem ekonomi liberalis. Dan sebagian lagi ada sistem ekonomi campuran
dan sistem ekonomi Islam.
Dari banyaknya sistem
perekonomian didunia ini, sistem ekonomi Islam yang bisa dikatakan saat ini
sedang tumbuh dan berkembang dengan pesat diberbagai negara. Termasuk dinegara
kita Indonesia ini. Ekonomi Islam bagaikan primadona baru yang saat ini sedang banyak
dilirik oleh berbagai kalangan. Bahkan banyak yang mempunyai kepercayaan bahwa sistem
ekonomi Islam merupakan salah satu alternatif baru untuk mengatasi masalah yang
tidak bisa diselesaikan oleh sistem perekonomian yang lain. Dan uniknya, sistem
ekonomi Islam ini berkembang pesat tidak hanya di negara-negara yang
penduduknya mayoritas muslim saja, melainkan juga berkembang dinegara yang
penduduknya mayoritas nonmuslim. Bahkan untuk saat ini, negara pelopor sistem
ekonomi Islam adalah negara Inggris yang kita tahu penduduknya mayoritas
nonmuslim. Lalu mengapa demikian? Sebenarnya ada apa dengan sistem perekonomian
Islam? apa yang membedakan sistem perekonomian Islam dengan sistem perekonomian
yang lain?
Sistem perekonomian
Islam merupakan sistem perekonomian yang berdasarkan dengan agama Islam, atau
berdasarkan juga kepada nilai-nilai kebaikan yang diajarkan oleh agama Islam.[3]
ekonomi Islam sejalan dengan syari’at yang diajarkan oleh agama Islam. Ekonomi
Islam berjalan berdasarkan nilai-nilai yang terkandung didalam ajaran agama
Islam. nilai-nilai yang terkandung didalam ajaran agama Islam inilah yang
kemudian menjadi nilai tambahan bagi sistem perekonomian Islam jika
dibandingkan dengan sistem perekonomian yang lain. Karena agama islam
mengajarkan kebaikan, kejujuran dan keadilan, maka ekonomi islam juga harus
sejalan dengan nilai-nilai itu semua. Wallahu
‘alam
Tidak ada komentar:
Posting Komentar