Hari ini aku resah.
Hari ini aku merasa tak tenang.,,,
Hari ini aku merasa tak tenang.,,,
Hari ini perasaanku tak
menentu.,,,
Hari ini perasaanku tak
karuan.,,,
Semua itu ternyata
karena ada yang akan pergi meniggalkanku.,,,,,
Embacang,
27 juli 3014 (29 ramadhan 1435 H)
Aku
terlelah. Melihat semua ini tampak seperti ada yang ganjil. Entah apa yang
terjadi, aku juga tidak tahu. Yang jelas, saat ini hati ku tampaknya merasa
tidak begitu nyaman. Lalu apakah yang sebenarnya terjadi? Hingga aku merasa
cukup tak tenang seperti ini?? Tampaknya ada suatu hal yang merisaukan aku.
Merisaukan hatiku. Entahlah!
Aku
bukanlah orang yang suka kefikiran akan sesuatu. Hingga aku akan merasa
kemana-mana menjadi terasa ada yang membebaniku. Aku juga orang yang tidak
begitu mempedulikan hal-hal yang kecil, semua itu aku anggap sepele saja.
Bahkan mungkin banyak orang yang menilaiku sebagai sosok yang cuek, dingin,
beku dan tak jarang orang yang mengatakan aku sebagai orang yang sombong.
Mungkin mereka tidak salah, namun beginilh sifatku. Ah terserah mereka akan
menilaiku seperti apa, itu adalah hak mereka akan memberikan penilaian seperti
apa kepadaku. Yang jelas aku haruslah selalu mempunya sifat dan perasaan untuk
selalu berbaik sangka kepada siapapun itu, terutama orang-orang yang ada
disekitarku.
Hari
ini adalah hari ke-dua puluh sembilan dibulan ramadhan tahun 1435 H. hari
dimana satu hari setelah hari ini, umat muslim diseluruh seantero dunia akan
merayakan kemenangannya setelah berpuasa selama satu bulan suntuk, hari raya
idul fitri. Oh tampaknya hari esok adalah hari lebaran, hari raya idhul fitri,
hari raya terbesar bagi umat yang beragama Islam. mungkin karena inilah yang
membuat aku agak risau pada hari ini. Memang dalam perasaanku hari ini tampak
tidak seperti biasanya yang aku lalui di hari-hari biasa. Tampaknya hari ini
ada hal lain yang membuat aku merasa aneh dan agak tidak tenang. Hati ini
seolah-olah berbunyi dan berdebar seperti hendak mengetakan sesuatu. Lalu apa
sesuatu itu? Aku juga tidak tahu. Aku masih merasa belum paham dengan semua ini.
Sebenarnya apa yang ingin hati ini ungkapkan, sehingga aku sebagai pemiliknya
sendiripun merasa masih bingung dengan semua ini. Intinya saat ini hatiku
bingung, resah, tak tanang dan tidak menentu.
Mungkin
ada kaitannya antara kerisauanku dengan hari ini. Hari ini adalah hari dimana
bulan yang paling di muliakan diantara bulan-bulan yang lain akan berakhir,
bulan ramadhan. Hari ini adalah hari terakhir dibulan yang suci, bulan yang
didalamnya terdapat banyak kebaikan, Bulan yang didalamnya terdapat berkah,
bulan yang didalamnya terdapat banyak pahala, bulan yang didalamnya terdapat
banyak kasih sayang, bulan yang didalamnya terdapat banyak ampunan dan bulan
yang didalamnya terdapat masa akan pembebasan dari api neraka. Bulan yang
didalamnya terdapat kebaikan selama seribu bulan. Bulan yang penuh berkah!
begitulah banyak ustadz dalam banyak acara di televisi swasta menyebut bulan
ramadhan. Acara tersebut muncul memang kebanyakan hanya pada bulan ramadhan.
Lalu kenapa ketika bulan ramadhan yang mulya ini akan berakhir, kok tiba-tia
hatiku merasa resah dan gelisah? Ada apa sebenarnya ini? Apa kaitannya antara
suasana hatiku sekarang ini dengan kepergian sang bulan yang mulia ini? Ada
ikatan batin apa antara kedekatan hati ini dengan suasana di bulan ramadhan ini?
Ah pertanyaan-pertanyaan ini nampaknya selalu berputar-putar dalam benak ku
saat ini. Tampaknya aku sedih ketika bulan yang penuh akan kebaikan ini jika
pergi meninggalkanku.
Hari
ini aku sedih. Hari ini aku resah. Hari ini aku merasa tak tenang. Hari ini
perasaanku tak menentu. Hari ini perasaanku tak karuan. Semua itu ternyata karena
ada yang akan pergi meniggalkanku. Dia yang akan pergi sangat baik padaku.
Selalu menemuiku disetiap tahun. Semua yang ada padanya memberikan kebaikan
padaku. Dia menguatkan imanku, menambahkan ilmuku, menguji kesabaranku, melatih
kedisiplinanku, dan menempa aku agar menjadi pribadi yang baik. Aku sangat
sedih ketika harus berpisah dengan dia. Dia adalah bulan ramadhan. Yah hari ini
dia berpamitan kepadaku, katanya insya allah dia akan kembali menemuiku ditahun
depan. Itu harapanku saat ini, semoga saja ditahun depan aku bisa kembali
bertemu dengan si ramadhan yang baik ini. Tentu aku akan merana kesedihan
ketika aku harus berpisan dengan si ramadhan ini. Semua aku serahkan pada Allah
saja-lah, hanya Allah yang tau apakah kami akan dipertemukan lagi atau tidak,
yang penting dalam do’aku, semoga Allah kembali mempertemukanku dengan ramadhan
di tahun-tahun yang akan datang… Aammiiinn!!
Aku
merasa sedih hari ini karena aku harus berpisah dengan ramadhan. Padahal masih
banyak hal yang belum aku lakukan. Hal-hal yang baik tentunya. Hal baik yang
telah ramadhan sediakan untuk ku di setiap tahunnya. Sangat banyak hal baik
yang ramadhan berikan padaku. Walau nyatanya aku juga masih teledor, aku juga
agaknya masih belum melakukan dengan sempurna apa yang ramadhan berikan selama
ini. Banyak amalan-amalan yang ramadhan tawarkan kepadaku disetiap tahunnya.
Dengan hadiah yang sangat melimpa yang tak terkirakan.
Rasanya
tidak ada satuan yang cukup untuk menghitung hadiah yang ramadhan berikan
disetiap tahunya kepada aku. Semua itu ramadhan berikan kepadaku. Ramadhan
sangat baik sekali kepadaku. Tampaknya kebaikan ramadhan terhadapku tidak mampu
aku gambarkan dengan kata-kata. Oh rasanya sulit jika harus berpisah dengan
ramadhan. Selamat berpisah ramadhan, selamat berpisah bulan yang mulia, semoga
Allah mempertemukan aku dengan ramadhan di tahun-tahun yang akan datang. Semoga
kehadiran ramadhan ditahun ini membuat aku semakin teguh dalam berpendirian,
menjadi pribadi yang baik, sehingga bisa memberikan menfaat kepada orang-orang
yang ada di sekelilingku, juga kepada negara dan agama. Semoga Allah SWT selalu
memberikan hidayah kepada-ku. Aamiiiin ya rabbal alaminn!!!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar